logo

5 Penyebab Pisau Dapur Cepat Tumpul

Seiring berjalannya waktu, pisau dapur akan mengalami penumpulan dan tidak tajam lagi, terlebih jika penggunaannya tidak tepat dan jarang dirawat dengan baik. Sebagian orang mungkin memandang biasa saja mengenai perawatan pisau dapur, terlebih lagi peralatan yang satu ini tidak terlalu mahal dibandingkan perlengkapan dapur lainnya, sehingga kalaupun ada masalah seperti penumpulan atau tidak tajam lagi, bisa membeli yang baru. Meskipun demikian, jika kehidupan anda sehari-harinya sering berada di dapur dan senang dengan kegiatan masak-memasak, alangkah baiknya jika anda merawat semua perlengkapan dapur anda, termasuk pisau dapur.

Baca juga : 8 Peralatan Dapur Yang Harus Dimiliki

Beberapa Penyebab Mengapa Pisau Dapur Cepat Tumpul

pisau dapur tumpul

Perawatan pisau dapur yang baik akan membuatnya tahan lebih lama, terutama pada ketajamannya. Sayangnya, ada beberapa kesalahan yang umum dilakukan terhadap peralatan ini, sehingga membuatnya tumpul lebih cepat dan tidak tajam lagi. Apa saja itu? Berikut ulasannya..

1. Menggunakannya Pada Permukaan Berbahan Kaca

Ketika memilih talenan, perlu diingat bahwa kaca meskipun terlihat bagus, namun bahan ini sebaiknya tidak disandingkan dengan pisau saat ingin memotong makanan. Pilihlah talenan yang bahannya dari kayu atau plastik untuk mengiris atau memotong bahan makanan. Meskipun permukaan dari bahan apapun juga bisa menumpulkan pisau dapur, namun permukaan kaca sebagai alas untuk memotong bahan makanan akan memberikan pengaruh lebih buruk terhadap ketajaman pisau.

2. Menggunakan Di Luar Fungsinya

Pisau dapur hadir untuk membantu pekerjaan yang berhubungan dengan kegiatan memasak atau mengolah bahan makanan. Jadi, jangan gunakan peralatan yang satu ini untuk membuka kardus, memotong kertas, atau penggunaan tidak tepat lainnya. Adapun cutter atau gunting mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat untuk membuka kardus paket atau plastik. Mengaplikasikan pisau dapur secara tidak tepat guna dapat mempercepat penumpulannya.

3. Menyimpannya di Laci Dapur

Menyimpan pisau dapur di dalam laci sebaiknya tidak dilakukan karena berisiko membuatnya tumpul lebih cepat. Ketika disimpan di laci, ada kemungkinan pisau akan berdesakan dan berbenturan dengan peralatan lainnya terutama saat kita mengambilnya, memungkinkan gesekan atau benturan yang dapat berefek negatif pada material pisau. Simpanlah pisau dapur pada tempat khusus seperti “Blok Pisau” yang biasanya berbentuk balok dengan bahan kayu, di mana terdapat slot yang dirancang khusus untuk menyimpan pisau. Alternatif lain, anda bisa membeli penyimpan pisau magnetic (magnetic knife holder), umumnya berbentuk gagang panjang dari magnet yang sangat praktis untuk meletakkan/menyimpan pisau.

4. Mencucinya di Mesin Pencuci Piring (Dishwasher)

Dishwasher tampaknya kurang familiar bagi orang Indonesia. Namun sebagian diantara kita justru mungkin sudah terbiasa mencuci piring dan peralatan lainnya menggunakan dishwasher, terutama mereka yang memiliki restoran, catering, dan sejenisnya. Namun demikian, untuk mencuci pisau dapur sebaiknya tidak menggunakan dishwasher. Hal ini karena ada kemungkinan pisau akan berbenturan atau berdesakan dengan peralatan lain seperti sendok, garpu, dan lainnya. Selain itu, bahan kimia dalam deterjen pencuci piring bisa mempengaruhi baja pisau yang mengakibatkan korosi dan perubahan warna. Untuk itu, bersihkan secara terpisah dengan tangan, tanpa menggunakan tangan. Ini akan menjaga ketajaman pisau dan warnanya.

Baca juga : 8 Tips Menjaga Kulkas Tetap Awet

5. Tidak Mengasahnya

Poin ini merupakan hal terpenting mengapa pisau dapur anda menjadi tumpul. Pisau yang sering digunakan untuk kegiatan di dapur sehari-hari sebaiknya diimbangi pula dengan perawatan yang baik dengan cara diasah secara rutin. Pisau yang diasah secara rutin akan membuatnya tetap tajam dan tahan lama. Sebagai penunjangnya, pastikan anda memiliki alat pengasah (knife sharpener) yang baik dan berkualitas.

Tag
1697 Views