logo

Pilih Kompor Gas Atau Kompor Listrik?

Dapur identik dengan tempat memasak. Untuk memasak makanan tentunya diperlukan sebuah kompor. Maka dari itu, jika di dapur tidak ada kompor, rasanya kurang pas untuk disebut dapur. Berbicara masalah kompor, jaman dulu para ibu memasak dengan menggunakan kayu ataupun kompor minyak. Seiring berkembangnya jaman, secara perlahan-lahan perlengkapan tersebut tergantikan oleh kehadiran kompor gas dan listrik. Kedua jenis kompor tersebut telah menjadi peralatan rumah tangga yang populer saat ini. Selain itu, keduanya terbukti lebih efisien dari segi waktu memasak dan lebih baik dibandingkan minyak tanah ataupun kayu bakar.

Kompor Gas atau Kompor Listrik?

Jika beberapa dekade lalu masyarakat Indonesia sudah nyaman menggunakan kompor gas, maka tidak demikian dengan era saat ini. Hadirnya kompor listrik sebagai alternatif baru untuk memasak membuat masyarakat ingin mencoba beralih dari gas ke listrik. Hal ini ditambah lagi dari kian maraknya ledakan yang dipicu dari gas yang bocor, sehingga masyarakat mencari alternatif yang lebih aman, yakni kompor listrik. Meski demikian kedua jenis kompor tersebut tetap mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Apa saja itu? Berikut ulasannya..

Kompor Gas

gambar kompor gas sanken

Kelebihan

  • Biaya untuk proses penggunaan tidak terlalu tinggi (penggunaan gas lebih murah dibanding listrik).
  • Cepat panas dan cepat dingin.
  • Api cepat menyebar.
  • Besaran api bisa diatur dengan mudah.
  • Mendukung penggunaan alat masak yang permukaannya tidak rata atau bulat.

Kekurangan

  • Ada risiko untuk terjadi kebocoran dan ledakan yang disebabkan pemasangan selang tidak benar.
  • Perlu penggantian tabung gas secara berkala.

Kompor Listrik

gambar kompor listrik maspion s302

Kelebihan

  • Mudah dibersihkan.
  • Aman digunakan dan sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi ledakan atau kebakaran.
  • Ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi.
  • Permukaan lebih halus dan lebih stabil untuk panci.
  • Tidak perlu repot lagi untuk membeli atau mengganti tabung gas secara berkala.

Kekurangan

  • Umumnya daya listrik yang dibutuhkan cukup besar (rata-rata 300 hingga 600 watt), sehingga berpengaruh terhadap pembengkakan biaya bulanan
  • Proses pendinginan cukup lama (setelah kompor dimatikan)
  • Bergantung listrik, sehingga apabila listrik padam, maka anda tidak bisa memasak.
    Anda tidak dapat memasak menggunakan peralatan masak yang terbuat dari stainless steel atau aluminium
  • pada kompor listrik yang memakai micro controller chip.

Dari ulasan kelebihan dan kekurangan kedua jenis kompor tersebut, anda bisa menimbang-nimbang terlebih dahulu, kira-kira jenis mana yang cocok untuk kebutuhan harian anda. Apabila anda memilih kompor gas, pastikan bahwa anda paham tentang instalasi pemasangan selang gas yang benar agar risiko terjadinya kebocoran bisa dihindarkan. Sebaliknya, apabila anda memilih kompor listrik, pastikan pula bahwa anda siap untuk penggunaan daya listrik tambahan dan biaya bulanan yang sedikit lebih besar daripada biasanya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.