logo

[INFO] Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Efektif

Artikel ini akan membahas cara menghilangkan bekas jerawat, bukan mengatasi jerawat yang timbul atau sedang meradang.

Bekas jerawat yang tampak berlubang atau bergelombang pada wajah dinilai cukup mengganggu dan mempengaruhi penampilan, apalagi jika hal ini terjadi pada wanita.

Namun bagi anda yang mengalaminya, sebaiknya jangan rendah diri dulu, karena anda tidak sendirian. Masalah jerawat, termasuk bekasnya, merupakan kondisi umum yang terjadi pada banyak orang. Kabar baiknya, kondisi ini masih bisa diatasi dengan beberapa treatment, meski tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Jenis-Jenis Bekas Jerawat

Sebelum kita membahas cara menghilangkan bekas jerawat, ada baiknya kita mengetahui beberapa jenis bekas jerawat yang umum terjadi.

jenis-jenis bekas jerawat

1. Rolling
Jenis ini membuat kulit wajah terlihat bergelombang dan tidak rata.

2. Ice Pick
Kulit terlihat seperti berlubang, seakan-akan tertusuk benda tajam.

3. Box Car
Terlihat seperti membentuk cekungan besar yang dalam, berbentuk oval atau lingkaran.


Beberapa cara menghilangkan bekas jerawat

Meski ada beberapa cara menghilangkan bekas jerawat yang bisa diterapkan, namun semuanya tetap membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya. Jika anda berharap 1-2 minggu sudah terlihat hasilnya, maka ekspektasi anda terlalu berlebihan.

Dan kalaupun ada produk atau perawatan yang mengklaim bisa mengatasi permasalahan anda hanya dalam waktu singkat, sebaiknya anda waspada dan tidak mudah terbujuk rayu.

Beberapa cara menghilangkan bekas jerawat yang bisa dipilih meliputi treatment intensif di klinik kecantikan, menggunakan produk kecantikan, dan self-treatment menggunakan bahan alami. Ketiganya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, diantaranya adalah sebagai berikut :

Klinik kecantikan

  • Plus (+) : Kemungkinan hasilnya tinggi dan relatif singkat dibandingkan treatment lain. Anda langsung ditangani oleh spesialis kecantikan.
  • Minus (-) : Mahal.

Produk kecantikan 

  • Plus (+) :  Praktis, tidak terlalu mahal, dan hasil cukup memuaskan.
  • Minus (-) : ‘Cocok-cocokkan’ dan perlu ekstra hati-hati dalam memilih produk (ada risiko mengandung bahan berbahaya).

Menggunakan bahan alami

  • Plus (+) : Murah dan aman untuk wajah.
  • Minus (-) : Masih ada pro-kontra soal keefektifan hasilnya. Cukup merepotkan.

Dalam kesempatan kali ini, kami hanya membahas dua cara saja, yakni treatment di klinik kecantikan dan menggunakan produk kecantikan . Untuk cara menghilangkan bekas jerawat menggunakan bahan alami, kami tidak membahasnya karena adanya keterbatasan, mungkin akan dijelaskan di lain kesempatan.


1. PERGI KE KLINIK KECANTIKAN

Tanpa melihat faktor ongkos atau biaya, pergi ke klinik kecantikan adalah opsi terbaik untuk mengatasi bekas jerawat atau permasalahan kulit lainnya yang anda alami. Dermatolog atau dokter spesialis kecantikan yang ada di klinik kecantikan sudah mengerti apa yang harus dilakukan terhadap permasalahan kulit anda.

cara menghilangkan bekas jerawat

Dengan perawatan intensif dan penanganan profesional, anda bisa berekspektasi besar terhadap hasilnya (* kecuali ada faktor & kondisi tertentu pada kulit wajah anda). Hal ini dengan asumsi bahwa klinik kecantikan yang anda datangi bukanlah klinik abal-abal.

Maka dari itu, pastikan survey terlebih dahulu atau tanya pada keluarga, teman, maupun kerabat dekat mengenai klinik rekomendasi klinik kecantikan yang bagus dan terpercaya.

Lantas, bagaimana prosedur atau cara menghilangkan bekas jerawat yang biasa dilakukan di klinik kecantikan? Berikut ulasannya..


A. PEELING

Cara menghilangkan bekas jerawat bisa dilakukan dengan peeling. Dalam dunia kecantikan, peeling termasuk salah satu pengobatan/penanganan yang dilakukan untuk merangsang pertumbuhan lapisan kulit paling atas. Setelah melakukan peeling, kulit mati yang telah rusak akan digantikan kulit baru yang lebih sehat. Selain meregenarasi kulit, perawatan ini juga berperan dalam mengecilkan pori-pori wajah.

Sebenarnya, peeling diperuntukkan bagi mereka yang sudah mengalami penuaan, sehingga kurang tepat untuk diaplikasikan pada remaja. Hal ini karena regenerasi kulit remaja masih normal. Namun, untuk kasus jerawat dan bekasnya, peeling boleh dilakukan pada remaja untuk keperluan menghilangkan bekas jerawat dan scar.

Peeling yang sering dijumpai di klinik kecantikan umumnya dibagi dua bagian, yakni Peeling Kimiawi (Chemical Peeling) dan Peeling Mekanik (Mikrodermabration).

Peeling Kimiawi

Chemical peeling biasanya dilakukan untuk menghilangkan kerutan halus dan flek. Teknisnya adalah dengan cara mengoleskan bahan kimia di wajah, di mana bahan kimia ini membantu mengeringkan bagian kulit terluar, sementara lapisan kulit baru yang lebih sehat dan lebih muda akan muncul.

Peeling memiliki tingkatan sesuai dengan kondisi kulit. Ahli kecantikan dalam hal ini akan menentukan tingkatan peeling sesuai dengan kondisi kulit anda.

Karena tidak memberikan efek samping, chemical peeling merupakan metode yang aman untuk menghilangkan hyperpigmentasi, pigmentasi kulit tidak merata, bekas jerawat, kulit kusam, kerutan, dan mengecilkan pori-pori. Umumnya membutuhkan waktu 120 menit untuk melakukannya.

Setelah melakukan peeling, ikuti petunjuk dari ahli kecantikan mengenai apa yang harus anda lakukan di hari-hari selanjutnya.

Peeling Mekanik / Mikrodermabrasi

Merupakan perawatan wajah dengan abrasi/pengikisan bagian kulit terluar mengunakan alat khusus. Alat tersebut kemudian digosokkan ke permukaan kulit wajah secara lembut.

Metode ini juga berperan merangsang pertumbuhan dermis dan epidermis kulit wajah, merangsang pertumbuhan kolagen dalam kulit, serta merangsang sirkulasi darah dan oksigen. Hasilnya, kulit jadi lebih terlihat lembab, cerah, serta awet muda.

Treatment ini cukup populer sebagai treatment peremajaan kulit. Dengan suksesnya pengelupasan kulit-kulit mati, maka penyerapan obat, krim, ataupun serum pada kulit jadi lebih mudah. Perawatan ini tidak menimbulkan rasa sakit, namun efektif dalam menghilangkan bekas jerawat, scar, mengurangi kerutan halus, hingga mengatasi pori-pori besar.

Mikrodermabrasi terbagi menjadi dua, yakni Kristal (berbentuk serbuk) dan Diamond (berbentuk amplas). Mikrodermabrasi Kristal ditujukan untuk kasus scar berat, sedangkan Diamond ditujukan untuk kasus scar ringan.


B. LASER & FILLER INJECTION

Laser bisa menjadi salah satu cara menghilangkan bekas jerawat yang efektif. Dermatolog bisa menggunakan teknologi laser fractional dengan tujuan untuk merangsang pembentukan kolagen kulit. Dengan begitu, permukaan kulit bekas jerawat jadi tampak rata. Terdapat 2 jenis perawatan laser, yakni ablatif dan non-ablatif.

Treatment laser ablatif dengan cara ‘menembakkan’ laser pada bekas jerawat. Sedangkan laser non-ablatif bekerja dengan membantu merangsang produksi kolagen tanpa mengganggu permukaan kulit.

Filler Injection bisa menjadi opsi untuk mengisi cekungan bekas jerawat yang dalam. Biasanya, suntikan ini memerlukan beberapa kali pengulangan.


C. PUNCH TECHNIQUES

Metode ini biasanya dilakukan sebagai cara menghilangkan bekas jerawat jenis boxcar dan ice pick. Bekas jerawat ice pick ringan umumnya menggunakan teknik punch excision yang efektif mengangkat bekas jerawat & menutup lukanya. Hal ini akan membuat kulit baru tumbuh lebih halus dan rata.

Sementara bekas jerawat ice pick berat, bisa diatasi dengan menggunakan teknik punch grafting. Teknik ini akan mengangkat bekas jerawat, kemudian dilakukan pengisian cekungan dengan potongan kulit. Potongan kulit ini bisa diambil dari bagian tubuh lainnya, seperti belakang telinga.

Cara menghilangkan bekas jerawat jenis boxcar bisa menggunakan teknik punch elevation, yakni dengan pembedahan dasar bekas jerawat, kemudian menyisakan sisi-sisinya saja. Selanjutnya, bagian dasar disatukan dengan sisi, akan tetapi lebih diangkat hingga sejajar secara keseluruhan dengan kulit wajah.

Tujuan prosedur-prosedur ini adalah untuk meratakan permukaan kulit.


D. SUBCISION

Prosedur ini dinilai ideal untuk mengatasi bekas jerawat jenis rolling. Secara teknis, lapisan kulit teratas akan diangkat dari jaringan bawah bekas jerawat. Hal ini akan menimbulkan luka sehingga darah memenuhi daerah tersebut. Gumpalan darah itu lalu membentuk jaringan ikat serta membantu mendorong bekas luka.

Cara menghilangkan bekas jerawat menggunakan metode Subcision ini sangat memungkinkan kulit wajah menjadi rata. Biasanya, prosedur Sucision diikuti dengan treatment lainnya, seperti laser ataupun dermabrasi.

Selain tindakan-tindakan tersebut, dermatolog atau ahli kecantikan juga memberikan krim pendukung untuk digunakan sehari-hari.


2. MENGGUNAKAN PRODUK KECANTIKAN (KRIM)

Cara menghilangkan bekas jerawat menggunakan produk kecantikan bisa dipilih apabila anda berbudget pas-pasan sehingga tidak memungkinkan untuk pergi ke klinik kecantikan, atau tidak mau repot melakukan self-treatment menggunakan bahan alami.

Produk yang dimaksud di sini umumnya berbentuk krim /obat oles/ obat luar. Ada beberapa produk krim penghilang bekas jerawat yang benar-benar ampuh dan aman digunakan.

Meski demikian, anda tetap harus berhati-hati dan waspada dalam memilihnya. Jika anda salah pilih, alih-alih untuk mendapatkan wajah kinclong, permasalahan anda makin lebih parah. Untuk itu simak tips memilih produk yang aman berikut ini :

  • Cek ijin produksi & tanggal kadaluarsa
    Pastikan memilih produk yang sudah terdaftar BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Cek juga tanggal kadaluarsanya. Jangan gunakan produk kadaluarsa.
  • Cek bahan-bahan produk
    Lihat daftar bahan yang digunakan. Jangan pilih produk yang mengandung bahan-bahan kimia berbahaya seperti triclosan, merkuri, phthalates, petroleum, glycol, dan parabens.

Sedangkan bahan-bahan yang diketahui aman dan ampuh untuk mengatasi bekas jerawat adalah sebagai berikut :


A. Tretinoin / Retinoic Acid

Merupakan derivat vitamin A yang bekerja dengan cara meningkatkan pergantian kulit dan merangsang produksi kolagen. Kolagen akan memacu pembentukan sel kulit baru yang akan menggantikan sel-sel kulit rusak (bekas jerawat). Produk krim yang mengandung tretinoin meliputi Retin-A, Vitacid, Renova, Stieva, dan beberapa lagi lainnya.

krim retina-a bekas jerawat

Dua produk pertama, yakni Retin-A dan Vitacid mendapatkan respon positif dari para penggunanya. Umumnya, krim-krim tersebut hanya digunakan pada malam hari saja, tidak boleh digunakan pada pagi/siang hari.

Selain itu, krim seperti Retin-A dan Vitacid terklasifikasikan dalam beberapa kandungan tretinoin atau retinoic acid, mulai dari 0,025%, 0,05%, hingga 0,01%. Untuk pemula atau yang baru pertama kali pakai, disarankan menggunakan kadar terkecil terlebih dahulu, yakni 0,025%.

Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu sebelum membelinya agar mendapatkan penjelasan yang lebih akurat.


B. Alpha-Hydroxy Acids (AHA)

AHA bekerja dengan cara membuang sel-sel kulit mati atau rusak, membantu menyamarkan bintik-bintik hitam, garis-garis halus, mengurangi pembesaran pori-pori, hingga bekas jerawat.

Maka dari itu, tidak heran jika AHA merupakan salah satu bahan favorit dari porduk-produk kecantikan seperti produk pembersih kulit, pengelupasan kulit, hingga losion. Ada banyak produk kecantikan yang sudah dilengkapi dengan kandungan AHA.

Penggunaan AHA hingga 10 persen masih tergolong aman pada sebagian besar kulit asal penggunaannya sesuai aturan. Penggunaan dengan kandungan lebih 10 persen sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kulit terlebih dahulu untuk mencegah efek samping yang mungkin terjadi.

Selain itu, penggunaan AHA sebaiknya juga didampingi dengan pemakaian tabir surya setiap hari. Hal ini dikarenakan kulit cenderung lebih sensitif terhadap sinar matahari selamaa penggunaan AHA.


C. Hydroquinone

Hydroquinone merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi hiperpigmentasi pada kulit. Hiperpigmentasi itu sendiri adalah penggelapan bagian kulit yang biasa terjadi karena bekas jerawat, bintik-bintik coklat akibat paparan sinar matahari, dan bekas luka.

Obat oles(topikal) ini menghambat produksi pigmen melanin dan dapat mencerahkan wajah dari flek-flek hitam. Senyawa ini juga menjadi salah satu komposisi pada produk kosmetik pencerah kulit. Hydroquinone ada pada berbagai merk seperti Bioquin, Eqinon, Melanox, etc, dan umumnya harus melalui resep dokter.

Sebagai informasi, Hydroquinone sempat heboh ketika ada isu soal keamanannya, di mana senyawa ini diisukan dapat memicu kanker, kemandulan, dan okronosis. Namun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

Karena ada rumor tersebut, pemerintah Indonesia tidak mengijinkan penjualan produk Hydroquinone secara bebas, harus menggunakan resep dokter agar penggunaannya bisa diawasi dengan ketat. Baca selengkapnya tentang Hydriquinone di sini »


D. Lainnya

Salah satu cara menghilangkan bekas jerawat menghitam, anda bisa mencoba krim berbahan asam kojic, vitamin C, dan arbutin.


Penting : Perlu diperhatikan bahwa penggunaan krim / obat luar / obat oles yang telah disebutkan tidak boleh digunakan secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama. Oleh sebab itu, kami menghimbau untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit anda sebelum menggunakannya.


Demikian ulasan tentang cara menghilangkan bekas jerawat. Semoga artikel ini menambah wawasan dan bermanfaat.

Baca Juga :

Tag
5991 Views